JAKARTA - Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan atau BI-7 Days Repo Rate sebanyak 50 basis points (bps) menjadi 5,25%. Keputusan ini pun dinilai tepat dan mendapat respons positif dari pasar.
Hal tersebut terlihat dari Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang langsung menguat tajam pasca BI mengumumkan kenaikan. Yahoofinance, pada perdagangan spot exchange kemarin, Jumat 29 Juni 2018, Rupiah menguat 60 poin atau 0,42% menjadi Rp14.325 per USD.
"Kemarin cukup di reaksi positif oleh pasar karena naiknya di luar dugaan sebanyak 50 bps," ujar Ekonom BCA David Sumual kepada Okezone, Sabtu (30/6/2018).
David menilai kebijakan Bank Sentral untuk menaikkan langsung 50 bps keputusan yang tepat, meski ini di luar ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sebanyak 25 bps.
Menurutnya, hal ini didorong kondisi ekonomi global yang kian dinamis. Pertimbangan pengetatan moneter bukan lagi hanya menyoal kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika, Fed Fund Rate (FFR) yang kini berkisar 1,75%-2,00%, di mana kenaikan diperkirakan 3-4 kali di 2018.
"Ada yang khawatir kalau terlalu kencang (50 bps) juga ada pengaruhnya ke psikologis pasar, dianggap terlalu behind the curve. Tapi menurut saya sih perlu dilakukan karena ada beberapa isu baru seperti perang dagang ini yang makin menguat, serta pelemahan mata uang China, Yuan juga. Jadi 50 bps angka yang tepat," jelasnya.
Menurutnya, butuh waktu untuk kebijakan moneter tersebut berpengaruh terhadap Rupiah secara signifikan, pasalnya kondisi mata uang negara lainnya juga turut melemah. Selain itu kondisi defisit neraca perdagangan dan neraca pembayaran Indonesia juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan untuk bisa mengerek Rupiah.
David sendiri menilai, saat ini keseimbangan kurs Rupiah terhadap dolar AS tengah berubah ke kisaran Rp14.000 per USD.
"Perlu penyesuaian memang, tergantung faktor eksternal juga. Kita lihat kan mata uang emerging market lainnya juga melemah. Jadi memang keseimbangan barunya berubah. Saya kira sih kisarannya Rp14.000 per USD," ujarnya.
(kmj)
http://economy.okezone.com/read/2018/06/30/20/1916058/kenaikan-suku-bunga-acuan-bi-0-5-dinilai-wajarBagikan Berita Ini
0 Response to "Kenaikan Suku Bunga Acuan BI 0,5% Dinilai Wajar"
Post a Comment