Share this on:
PEMALANG - Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tundagan, Kecamatan Watukumpul, Pemalang ditandai cap miskin dengan pilok warna merah. Bahkan bagi yang berpura-pura miskin didoakan mendapat azab yang pedih.
Bunyi tulisannya secara lengkap seperti ini: "Keluarga sangat miskin/miskin penerima bantuan" Kemudian di bawahnya diikuti kalimat: "Ya Allah sejahterakanlah saudara kami ini, tapi jika mereka berpura-pura miskin maka azabMu amatlah pedih."
Cap itu dipasang di muka rumah penerima bantuan dan cukup mencolok perhatian siapa pun yang melihat.
Kades Tundagan Nurul Humam mengatakan, pemasangan label miskin tersebut merupakan intruksi dari Dinas Sosial KBPP Pemalang melalui surat edaran. Baik untuk penerima PKH maupun Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT.
Pihak desa menurutnya sudah mensosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan gejolak.
"Pemasangan oleh perangkat desa, didampingi oleh petugas bantuan dari kecamatan," katanya, Senin (16/9).
Petugas bergilir mendatangi rumah penerima bantuan di desa itu sambil membawa sablon untuk mengecat rumah mereka. Ada kurang lebih 600 keluarga penerima bantuan di desa tersebut.
Kabid Sosial Dinas Sosial KBPP Pemalang Supadi, saat dikonfirmasi mengatakan, labelisasi tersebut dimaksudkan agar bantuan tepat sasaran. Bila kemudian penerima tersebut ternyata orang mampu, akan mengundurkan diri.
"Kalau penerima bantuan alasan malunya apa? Orang itu memang miskin dapat bantuan dan ada suratnya. Kalau malu karena ternyata kaya, ya orang itu mengundurkan diri," katanya.
Dia menyebut, labelisasi ini juga merupakan anjuran dari kementerian sebagai tanda. Baik melalui stiker atau tulisan.
Dikatakan, penerima bantuan PKH di Kabupaten Pemalang itu sendiri sudah mengalami penurunan, dari semula 62 ribu keluarga menjadi sekitar 60 ribu. (sul/ima)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Rumah Penerima Bantuan Dicap Miskin, Jika Pura-pura Didoakan Kena Azab - radartegal.com"
Post a Comment