
BOGOR, (PR).- Sebanyak 7.000 paket sembako murah dijual dalam operasi pasar murah di Kota Bogor. Sembako bantuan pemerintah provinsi tersebut khusus dijual kepada rumah tangga membutuhkan yang tersebar di enam kecamatan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, Gandjar Gunawan mengatakan bahwa jumlah penerima paket sembako murah tersebut menurun jika dibandingkan Ramadan tahun lalu. Pada Ramadan sebelumnya, kuota penerima paket sembako murah mencapai 10 ribu. Penghitungan penerima paket sembako murah tersebut berdasarkan basis data terpadu Provinsi Jawa Barat, Bappeda, dan Badan Pusat Statistik.
“Kalau naik malah aneh, itu artinya pemerintah sukses menurunkan angka kemiskinan,” kata Gandjar.
Dari enam kecamatan, Kecamatan Bogor Selatan menjadi yang paling banyak mendapatkan alokasi sembako murah, yakni 1.827 paket, disusul Bogor Barat sebanyak 1.525 paket, Tanah Sareal 1.271 paket, Bogor Tengah 672 paket, dan Bogor Timur sebanyak 579 paket.
“Untuk di Kota Bogor pendistribusiannya bertahap sampai 25 Mei 2019. Sekarang di Bogor Tengah, besok gantian di kecamatan lainnya. Kami berharap masing-masing kecamatan bisa mengatur,” ucap Gandjar seusai peluncuran operasi pasar murah di Kantor Kecamatan Bogor Tengah, Senin 20 Mei 2019.
Gandjar mengatakan, paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 5 kilogram, dan minyak tiga liter tersebut normalnya dibanderol dengan harga Rp 129.500. Namun, masyarakat khususnya warga miskin yang sudah terdata dan mendapatkan kupon bisa mendapatkan paket sembako tersebut dengan harga Rp 53.500.
“Jadi kecamatan yang mendata siapa saja yang kira-kira berhak mendapatkan paket sembako. Subsidi yang kami berikan sekitar Rp 76 ribu,” kata Gandjar.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa penurunan distribusi paket sembako murah bagi warga miskin termasuk wajar. Menurut Bima, sejak dua tahun terakhir, penerimaan paket sembako murah dari bantuan provinsi terus menurun.
“Bagi kami ini bukan sekadar otak-atik data. Ini membuktikan program pengentasan kemiskinan kami berhasil. Semua terus terkendali, kami juga berikan subsidi kepada mereka,” ucap Bima.
Sementara itu, masyarakat mengaku cukup terbantu dengan distribusi sembako murah tersebut. Namun mereka menilai harga tebus sembako murah tersebut masih relatif mahal.
“Ya sebenarnya membantu kami, apalagi menjelang Lebaran kan banyak goreng-goreng dan masak. Tetapi harganya belum cukup terjangkau bagi kami, kalau bisa ya diberi subsidi lagi,” ucap Eti (40), warga Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.***
http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2019/05/20/jelang-lebaran-7000-paket-sembako-murah-bantuan-provinsi-disebar-di-kota-bogorBagikan Berita Ini
0 Response to "Jelang Lebaran, 7.000 Paket Sembako Murah Bantuan Provinsi Disebar di Kota Bogor - Pikiran Rakyat"
Post a Comment