Search

Kemandirian Kesehatan Hewan, Bisa Gunakan Dana Desa - Kedaulatan Rakyat

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Pemerintah desa, terutama desa yang mengandalkan sektor peternakan, didorong untuk mampu mandiri dalam pengeloaan kesehatan hewan dengan memanfaatkan Dana Desa.

Kepala Subdit Kelembagaan dan Sumber Daya Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, ‎Irpansyah Batubara menjelaskan, dalam Permendes tentang penggunaan Dana Desa, terbuka peluang alokasi Dana Desa untuk aspek kesehatan hewan sebagai bagian dari ekonomi produktif. Sebab kesehatan hewan ternak sebagai komoditas ekonomi peternak berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Salah satu alternatif yang laing mungkin, sambungnya, yakni dengan membentuk unit kesehatan hewan di tingkat desa yang dikelola BUMDes yang bekerja sama dengan Puskeswan. "Dengan skema tersebut, misal ketika ada kebutuhan vaksin dan sebagainya, peternak membayar ke BUMDes sehingga perputaran uang kembali ke masyarakat," katanya disela sosialisasi kepada perangkat desa se-Boyolali, Rabu (28/11/2018).

Kemandirian tersebut diperlukan untuk mendorong peningkatan aspek kesehatan hewan, sebab ruang gerak Puskeswan terbatas. Misal saat ada permintaan obat dari peternak, petugas Puskeswan tak bisa menarik retribusi, sebab belum ada regulasi retribusi pelayanan kesehatan hewan. ‎Padahal anggaran Puskeswan sangat terbatas.

"Kalau ada pungutan, nanti dikategorikan pungutan liar. Kalau melalui BUMDes, pelayanan kesehatan hewan lebih leluasa," tambah.

Dalam program dukungan dukungan Dana Desa untuk kesehatan hewan yang disokong oleh Badan Pangan dan Pertanian PBB atau FAO ini, ada empat daerah sentra peternakan yang menjadi pilot project pemanfaatan Dana Desa untuk aspek kesehatan hewan. Selain Boyolali, tiga daerah lain yakni Bengkalis; Riau, Ketapang; kalimantan Barat, dan MInahasa; Sulawesi Utara.

Sementara Kepala Subdit Kerjasama dan Kemitraan Masyarakat Desa, Ditjen PPMD Kementerian PDTT, Suhandani menambahkan, ‎cakupan penggunaan Dana Desa tak melulu infrastruktur fisik, tapi juga pengembangan ekonomi produktif. Dalam hal ini, alokasi komponen Dana Desa dalam aspek kesehatan hewan ternak untuk peningkatan produktivitas ternah sebenarnya bisa dilakukan.

Namun diakuinya, ‎masih banyak kepala desa yang ragu untuk mengimplementasikannya. ‎Ada rasa takut untuk mengalokasikan Dana Desa di luar bidang yang biasanya dialokasikan.

"Selama ini, penggunaan Dana Desa terkonsentrasi ke infrastruktur fisik dan pemberdayaan masyarakat dirasa kurang. ‎Padahal dalam Permendes ada empat prioritas alokasi, diantaranya adalah untuk program produk unggulan desa, termasuk dalam hal ini aspek kesehatan hewan ternak," jelasnya. (Gal)

Let's block ads! (Why?)

http://krjogja.com/web/news/read/84375/Kemandirian_Kesehatan_Hewan_Bisa_Gunakan_Dana_Desa

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Kemandirian Kesehatan Hewan, Bisa Gunakan Dana Desa - Kedaulatan Rakyat"

Post a Comment

Powered by Blogger.