TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Maskapai Batik Air sukses pendaratan dan penerbangan perdana di Bandara APT Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (21/11). Batik Air beroperasi di bandara Samarinda dengan jenis pesawat Airbus A320. Pesawat yang berkapasitas 12 kursi bisnis dan 144 kursi ekonomi ini akan melayani rute penerbangan bandara APT Pranoto Samarinda menuju Soekarno Hatta, Cengkareng PP.
Usai penerbangan perdana yang berjalan mulus, CEO Batik Air, Achmad Luthfie tak ragu memaparkan rencana kedepan maskapai Batik Air di Bandara APT Pranoto Samarinda. Menurutnya dalam waktu dekat akan membuka rute Samarinda -Makassar PP dan Samarinda -Surabaya PP.
"Minggu depan (28/11/2018) kami dapat izin rute dari Dirjen perhubungan udara untuk terbang ke Makassar dari Samarinda, Direct. Selanjutnya menyusul Surabaya ke Samarinda PP," ujar Achmad Lutfie.
Baca: Rute Domestik Berjalan Mulus, Bandara APT Pranoto Dilirik Layani Jalur Internasional
Namun untuk rute Samarinda -Surabaya, pihaknya masih menanti izin rute dari Dirjen Perhubungan Udara. "Rute Samarinda -Surabaya planning kami Desember, tinggal menunggu izin. Sebab slot sudah penuh di Surabaya jadi kami harus mencari yang lowong," kata Lutfie.
Ia menyambut baik antusias penerbangan dari dan ke Samarinda. Bahkan ia menargetkan penumpang Batik Air akan penuh setidaknya hingga libur pergantian tahun. Hal ini berdasarkan amtusias penerbangan perdana Batik Air di Bandara APT Pranoto Samarinda yang mampu mengangkut full penumpang.
"Kami lihat aja baru penerbangan pertama penuh. Target kami bagus. Ini sampai beberapa minggu kedepan penuh pesawat. Bagus betul Samarinda ini," ucapnya.
Sementara itu terkait antusias masyarakat, pihaknya berjanji kedepannya akan menambah rute penerbangan. Untuk sementara waktu pihaknya hanya melayani sekali penerbangan ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada pukul 14.15 Wita.
"Tentu saja nambah frekuensi dan rute dari kota lain, ini untuk bandara Samarinda. Tapi untuk penambahan frekuensi rute, kami minta pihak bandara melengkapi fasilitas penunjang agar pesawat bisa terbang malam. Sedangkan di Bandara Balikpapan tidak akan dikurangi frekuensinya," ujar Lutfie.
Baca: Suporter Mitra Kukar Mitman Tetap Dukung Tim Kesayangannya Dalam Keadaan Apapun
Kedatangan Batik Air dengan nomor penerbangan 6256 disambut prosesi water cannon salute oleh dua mobil pemadam kebakaran di apron Bandara APT Pranoto Samarinda. Pesawat Airbus A320 ini berangkat dari Soekarno-Hatta Cengkareng pukul 10.30 WIB. Ini merupakan pendaratan perdana Batik Air di Samarinda sekaligus menjadi pesawat Airbus pertama yang mendarat di Bandara APT Pranoto.
Pilot Batik Air, Arif Punarwanto mengaku senang pendaratan perdana di Kota Tepian berjalan mulus. "Tidak ada kendala, semuanya lancar. Alhamdulillah ini menjadi pendaratan pertama Batik Air di Samarinda," kata Arif.
Achmad Lutfie yang juga Direktur Utama Batik Air dan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman ikut dalam pesawat yang membawa 156 penumpang. Kedatangan Batik Air disambut Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, dengan mengalungkan bunga kepada Direktur Utama Batik Air, Pilot, dan awak kabin.
Baca: Bergabung di Pesona dan YES JNE, Pemasaran Oleh-oleh Mantau Tembus Kota-kota Besar di Indonesia
Achmad Lutfie senang dengan sambutan antusias masyarakat Samarinda sehingga penerbangan dari Cengkareng menuju Samarinda bisa terwujud. "Terimakasih kepada pihak bandara dan masyarakat Samarinda terwujudnya penerbangan Cengkareng direct menuju Samarinda. Hari pertama penerbangan perdana ini penumpang sudah full 156 orang, termasuk 8 penumpang seats bisnis," ungkap Lutfie.
Batik Air menjadi pesawat kedua dengan rute Samarinda ke luar pulau Kalimantan. Sebelumnya Garuda Indonesia lebih dulu resmi membuka rute penerbangan dari Bandara APT Pranoto Samarinda ke Soekarno Hatta, Cengkareng dengan pesawat Boeing 737-800. (*)
http://kaltim.tribunnews.com/2018/11/21/batik-air-mendarat-perdana-di-bandara-apt-pranoto-segera-terbangi-makassar-dan-surabayaBagikan Berita Ini
0 Response to "Batik Air Mendarat Perdana di Bandara APT Pranoto, Segera Terbangi Makassar dan Surabaya"
Post a Comment