KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) masih optimistis untuk mencapai total target pencapaian kontrak baru di tahun 2018 ini yang sebesar Rp 49 triliun.
Hingga bulan Oktober 2018, PTPP baru merealisasikan 72,04% atau sebesar Rp 35,3 triliun dari total target tahun ini.
Sekretaris Perusahaan PP Agus Samuel Kana menyampaikan terdapat beberapa proyek yang didapatkan perseroan pada Oktober 2018. Pekerjaan tersebut di antaranya Hotel dan Office Pangkalanbun, Istora Papua, dan Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta.
Lebih lanjut, Samuel mengatakan perseroan masih optimistis untuk capai target perolehan kontrak tahun ini.
"Kami masih akan mengejar sisa dari target kontrak tahun ini. Beberapa proyek masih diincar oleh kontraktor pelat merah tersebut yakni gedung, jalan tol, jembatan, bandara, dermaga, waduk, pembangkit listrik, mobile power plant, shelter, serta kontrak baru dari anak usaha," paparnya kepada kontan.co.id, Selasa (27/11).
Agus lalu menambahkan bahwa bila target tahun ini tercapai, maka perolehan kontrak baru di 2019 ditargetkan akan naik 10% hingga 15% atau sekitar Rp 54 triliun.
"Target tersebut ditetapkan dengan mengantisipasi adanya pemilihan presiden. Proyek yang diincar adalah dari infrastruktur, power plant dan kawasan," jelasnya.
Untuk diketahui, PTPP mengantongi pendapatan Rp 14,78 triliun pada 30 September 2018. Jumlah tersebut naik 7,41% dari Rp 13,76 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Beban usaha perseroan naik menembus 35,65% secara tahunan pada kuartal III/2018. Kenaikan terjadi dari Rp 442,36 miliar menjadi Rp 600,05 miliar.
Di sisi lain, beban pendanaan atau bunga naik signifikan secara tahunan pada 30 September 2018. Pasalnya, terjadi kenaikan 94,99% dari Rp 237,90 miliar menjadi Rp 463,88 miliar.
Dengan demikian, laba bersih PTPP senilai Rp 874,67 miliar. Pencapaian tersebut turun 11,65% secara tahunan atau year on year.
Editor: Sanny Cicilia
Editor: Sanny Cicilia
Bagikan Berita Ini
0 Response to "PTPP targetkan kenaikan kontrak baru 15% di tahun 2019"
Post a Comment