:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1928747/original/032684200_1519376803-1.jpg)
Selain Bezoz, kekayaan CEO Facebook Mark Zuckerberg juga terpukul. Ia kehilangan USD 34 miliar atau sekitar Rp 496,38 triliun dari posisi puncaknya pada akhir Juli, dan kekayaan Zuckerberg kini di USD 52 miliar atau sekitar Rp 759,17 triliun. Posisi Zuckerberg sebagai orang terkaya di dunia berada di posisi ketujuh.
Facebook telah diguncang sentimen negatif termasuk skandal privasi data Analytica Cambridge, campur tangan politik Rusia dan pidato kebencian. Saham Facebook turun 40 persen sejak Juli dan diperdagangkan di posisi USD 130 per saham. Facebook pun terus berkuang untuk bangkit.
Seperti Bezos, Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan telah menjanjikan 99 persen dari kekayaannya kepada organisasinya untuk penuhi kebutuhan filantropi. Baru-baru ini Zuckerberg bersama istrinya menyumbangkan USD 214 juta kepada lembaga nonprofit lain.
Selain itu, pendiri Microsoft Bill Gates telah kehilangan USD 5 miliar atau sekitar Rp 72,99 triliun dari posisinya tertingginya pada awal Oktober. Kekayaan Gates sekitar USD 95 miliar dan menjadi orang terkaya kedua di dunia.
Sementara itu, Warren Buffett masih merupakan orang terkaya ketiga di dunia. Ia hanya kehilangan sekitar USD 4 miliar atau sekitar Rp 58,39 triliun, dari nilai kekayaannya mencapai puncak USD 93,4 miliar pada awal Februari.
Berkshire Hathaway merupakan pemegang saham Apple terbesar yang turun sebesar 23 persen dari posisi tertingginya. Saham Apple tertekan seiring laporan kalau pihak Apple memangkas pesanan untuk iPhone XR, iPhone XS dan iPhone XS Max.
Sementara itu, kekayaan pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin merosot USD 20 miliar dari puncaknya pada Juli.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Zuckerberg mengimbau para milenial agar selalu setia dan fokus pada tujuan dan menciptakan ekosistem lingkungan yang punya tujuan.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pasar Saham Tertekan, Kekayaan Miliarder di Bisnis Teknologi Terpangkas"
Post a Comment