
PT Railink adalah anak usaha PT Kereta Api Indonesia, yang menjadi operator kereta Bandara Soekarno-Hatta. Dalam diskusi tersebut Heru mengatakan tarif kereta bandara Soekarno-Hatta tidak bisa turun lagi, dan dia mempersilakan pemerintah mengintervensi tarif dengan memberikan subsidi.
Menhub buka suara merespons pernyataan itu. Dia menjelaskan alasan pemerintah tidak memberi subsidi untuk kereta Bandara Soetta.
Menurut Budi jika didesak tetap memberikan subsidi untuk kereta Bandara Soetta maka prosesnya akan sangat sulit, sebab pemerintah harus membuat produk kebijakan hukum yang baru.
"Kalau kita kasih subsidi perlu adanya upaya legal dan itu harus didiskusikan," tegasnya.
Budi optimistis tarif kereta Bandara Soetta saat ini masih bisa diterima masyarakat seiring dengan peningkatan pelayanan dan jangkauan semakin luas. Sebelumnya, kata Budi, saat kereta Bandara Soetta masih berbentuk kajian, diusulkan tarifnya mencapai Rp 100 ribu.
"Sebenarnya orang tidak masalah Rp 70 ribu asal sampai Depok atau Bekasi. Jadi sampai tempat tujuan mereka," tambahnya.
Sementara Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Zulmafendi mengusulkan agar PT Railink lebih baik melakukan pertimbangan secara internal, apakah ada kemungkinan perusahaan bisa melakukan efisiensi agar tarif lebih murah
"Kalau subsidi memang agak berbeda, aturannya juga berbeda. Sebelum kita terlalu jauh bahas itu, kita ingin dari Railink melihat ke dalam dulu apa ada hal yang bisa diperbaiki, sehingga bisa disesuaikan. Kita juga berharap manajemen melakukan upaya-upaya lain sehingga ada substitusi tarif itu," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Institut Studi Transportasi melakukan review tentang 1 tahun beroperasinya KA Bandara. Hasilnya tingkat keterisian KA Bandara per harinya hanya 26%. Sangat jauh dari harapan awal yakni sebesar 60%. (das/hns)
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4378064/tarif-kereta-bandara-soetta-dinilai-mahal-menhub-tak-ada-subsidiBagikan Berita Ini
0 Response to "Tarif Kereta Bandara Soetta Dinilai Mahal, Menhub: Tak Ada Subsidi - detikFinance"
Post a Comment