FAJAR.CO.ID, POLMAN – Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 H, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Polman tidak mengalami kenaikan dan masih relatif normal.
Berdasarkan pantau dari Satreskirm Polres Polman selaku Satgas Pangan, Selasa 21 Agustus, dipasar Sentral Pekkabata yang menjadi para meter harga sembako tidak menemukan adanya kenaikan harga.
Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhani usai melakukan pemantauan harga sembako mengatakan dari pantauannya bersama dengan tim terkait harga sembako jelang Hari Raya Kurban ini tidak mengalami gejolak atau kenaikan.
Harga itu terjaga dari minggu lalu hingga saat ini masih normal sampai sekarang ini seperti beras kepala seharga Rp 10.000/kg tetap sama
minyak goreng curah seharga Rp. 10.000/botol, bawang merah dengan harga Rp. 25.000/Kg, Bawang Putih dengan harga Rp.25.000/Kg, cabe merah besar seharga Rp. 30.000/kg. Cabe keriting seharga Rp. 35.000/Kg Tomat seharga Rp. 10.000/kg.
Selain itu, harga telur ras seharga Rp41.000/rak, ayam potong seharga Rp. 60.000 s/d Rp 65.000/ekor tergantung besar kecilnya, daging sapi seharga Rp. 120.000/Kg.
Untuk harga ayam kampung Rp120.000 sd Rp150.000/ekor, tergantung besar kecilnya.
Sementara harga gas elpiji 3 kg yang ada di pangkalan juga masih normal seperti pangkalan LPJ 3 Kg Syarifuddin di Jln. Pemuda No.17 Pekkabata Polewali Kec. Polewali harga Rp17.000 sampai Rp18.000 per/tabung, dan pangkalan yang lain pun juga masih menggunakan harga yang kemarin.
”Dari hasil pantauan tersebut pangan dan harga sembako aman dan pasokan maupun stok bahan pangan di wilayah masih mencukupi dan harga masih relatif normal,” ujarnya. (win/parepos)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Satgas Pangan: Harga Sembako di Polman Masih Normal"
Post a Comment