
AKURAT.CO Jadi memang benar adanya kalau semakin kaya seseorang, maka dia akan semakin pelit. Penelitian dari Universitas Queen Mary di London melaksanakan eksperimen sosial untuk mengeksplorasi tingkat kekayaan dan kemampuan kemurahan hati seseorang. Orang yang terlibat dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, orang yang memiliki status tinggi dan orang berstatus rendah. Itu ditentukan jumlah uang yang mereka miliki.
Selama eksperimen, pasrtisipan yang memiliki banyak uang justru lebih menjaga diri dari berbagi. Sedangkan mereka yang memiliki sedikit uang justru sering berbagi.
Penelitian yang dipublikasikan di Basic and Applied Social Psychology, menemukan kalau orang berstatus rendah lebih suka menaruh uang di sumbangan dibandingkan orang berstatus tinggi. Kalau orang berstatus tinggi menyumbangkan uang hanya untuk menunjukkan kemurahan hatinya.
baca juga:
“Orang berstatus tinggi sebenarnya memiliki kesempatan dan upaya,” kata Magda Osman, peneliti psikologi dari Universitas Queen Mary dilansir The Independent pada Sabtu (30/6).
Hal menarik lainnya, menurut Magda adalah orang berstatus rendah bisa bekerja sama lebih erat untuk meningkatkan kekayaan mereka.
“Jika kamu memiliki status terbatas, kamu ingin mengembangkan kerja sama untuk meningkatkannya melalui kerja sama,” katanya.
Kemudian, orang miskin juga memiliki risiko besar untuk menyumbangkan uang tanpa takut merasa kehilangan. Padahal, orang tersebut tidak memiliki jaminan.
“Orang miskin memiliki empati lebih tinggi dibandingkan orang kaya,” papar Magda.Dia mengatakan empati menjadi sikap sosial di mana banyak orang miskin memilikinya karenasuka berbagi.
http://m.akurat.co/id-246430-read-benarkah-orang-miskin-lebih-suka-berbagi-dibandingkan-orang-kaya
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Benarkah Orang Miskin Lebih Suka Berbagi Dibandingkan Orang ..."
Post a Comment